Gotong Royong TNI dan Warga, Pembangunan Jembatan Garuda di Rohil Masuki Tahap Lantai Papan

IMG 20261104 WA0006

ROKAN HILIR – Pembangunan Jembatan Garuda di Kepenghuluan Air Hitam, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir, terus berlanjut. Memasuki Rabu (4/11/2026), pengerjaan infrastruktur tersebut telah mencapai 70 persen, dengan pekerjaan lapangan difokuskan pada pemasangan pagar dan lantai papan jembatan.

Pembangunan yang berada dalam wilayah teritorial Koramil 06/Tanjung Medan itu dikerjakan melalui kolaborasi personel TNI dan masyarakat. Sebanyak satu personel TNI bersama lima warga terlibat langsung dalam proses pengerjaan di lokasi.

Berdasarkan pantauan HitamPutihNews.id pemasangan pagar dan lantai papan menjadi pekerjaan utama yang dilaksanakan pada Rabu. Tahapan ini menandai berlanjutnya pengerjaan pada bagian-bagian jembatan yang berkaitan langsung dengan kelengkapan konstruksi dan fungsi lintasan.

Pemasangan lantai papan menjadi salah satu tahapan penting karena bagian tersebut nantinya menjadi permukaan yang digunakan masyarakat saat melintasi jembatan. Sementara itu, pemasangan pagar juga diperlukan sebagai bagian dari kelengkapan konstruksi untuk mendukung keamanan pengguna jembatan.

Danramil 06/Tanjung Medan, Kapten Arh Yulisman, menyampaikan bahwa pembangunan terus dilaksanakan secara bertahap dengan melibatkan masyarakat setempat.

“Pengerjaan Jembatan Garuda terus kita lanjutkan sesuai tahapan di lapangan. Kami bersama masyarakat berupaya menjaga kesinambungan pekerjaan, sekaligus memperhatikan kualitas konstruksi dan faktor keselamatan agar jembatan ini nantinya dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” ujar Yulisman.

Ia juga menilai keterlibatan masyarakat dalam pembangunan menjadi bagian penting dari semangat gotong royong. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran pekerjaan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap infrastruktur yang dibangun untuk kepentingan bersama.

Untuk Kamis (5/11/2026), pekerjaan direncanakan berlanjut dengan pemasangan pagar dan papan lantai. Kedua pekerjaan tersebut menjadi bagian dari tahapan lanjutan untuk melengkapi konstruksi jembatan.

Selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan kendala di lapangan. Seluruh pekerjaan dilaporkan berjalan aman dan lancar.

Keberadaan Jembatan Garuda di Kepenghuluan Air Hitam diharapkan dapat memberikan dampak terhadap peningkatan aksesibilitas masyarakat. Infrastruktur penghubung ini memiliki peran strategis dalam menunjang mobilitas warga, memperlancar aktivitas sehari-hari, serta membuka akses yang lebih baik terhadap kegiatan sosial dan ekonomi.

Dengan progres pembangunan yang telah mencapai 70 persen, penyelesaian Jembatan Garuda kini membutuhkan kesinambungan pekerjaan dan perhatian terhadap kualitas setiap komponen konstruksi. Harapannya, jembatan tersebut tidak hanya selesai dibangun, tetapi juga dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi masyarakat.

Pos terkait